Permen, teh manis, kue, soft drink, semua itu berat untuk ditinggalkan. Ya, karena rasa manis dari gula konon menimbulkan sensasi bahagia. Sebenarnya, zat gula tak hanya ada pada gula pasir ataupun permen. Beras, gandum, dan umbi-umbian yang merupakan sumber karbohidrat juga merupakan penghasil gula. Oleh tubuh, karbohidrat diubah menjadi gula agar bisa menghasilkan energi bagi sel-sel tubuh, dan juga untuk aktivitas sehari-hari. Namun, konsumsi gula yang berlebihan jika berlangsung lama akan menjadi masalah. Kelebihan ini disimpan dalam bentuk lain, salah satunya lemak.

Kenali Dan Siasati

Kita semua mungkin tahu, kelebihan gula yang berlangsung lama akan menimbulkan gangguan kesehatan seperti obesitas dan diabetes melitus. Sayangnya, kita kerap kurang menyadari kalau sudah mengalami kecanduan gula: Ngemil sepotong kue di malam hari setiap hari. Membeli snack manis atau permen sebagai teman bekerja. Bahkan, menghadiahi diri sendiri dengan makanan manis jika sedang stres ataupun senang.

FAKTA: Kandungan gula pada nasi/ beras, gandum, dan umbi-umbian memang lebih rendah. Namun, konsumsinya yang berlebihan juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Begitu pula buah-buahan, tidak semuanya aman bagi penderita diabetes. Sawo, mangga, durian, dan anggur adalah buah-buahan dengan kadar gula tinggi. Bila kadar gula kita di atas normal, seba iknya hindari.

SIASAT: Terapkan pola makan seimbang, yaitu sumber karbohidrat sekitar 45-65%, lemak 20-25%, dan protein 10-20% dari total asupan energi per hari. Konsumsi juga serat sekitar 25 g/hari. Pilih buah-buahan yang kadar gulanya lebih rendah: apel, pir, melon, manggis, kedondong, tomat, dan semangka.

Tak beda juga dengan anak-anak, meskipun di masa pertumbuhan membutuhkan banyak gizi namun konsumsi gula yang berlebih pada anak juga berbahaya. Karena diabetes sekarang juga bisa terjadi pada anak-anak. Untuk lebih mengoptimalkan pertumbuhannya perlu diberikan berbagai kegiatan untuk anak. Salah satunya adalah pelajaran tambahan di luar sekolah seperti les bahasa asing. tempat kursus bahasa Perancis di Jakarta merupakan rekomendasi yang tepat untuk anak agar memiliki keterampilan khusus bahasa asing.